Demi Mewujudkan Desa Penedagandor Bebas Stunting, Mahasiswa KKN UNRAM Laksankan Kegiatan PMT

0
120
Pemberian Makanan Tambahan berupa NASAR (Nuget Sayur) bagi ibu-ibu Posyandu di Desa Penedagandor, Kec. Labuan Haji, Lombok Timur

Sebagai salah satu upaya pencegahan stunting, mahasiswa KKN Universitas Mataram melaksanakan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu-ibu posyandu di Desa Penedagandor, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur.

Menurut L.Reza Adrian, selaku ketua KKN Desa Penedagandor mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program kerja KKN yang mendukung upaya pemerintah pusat dalam menekan angka stunting khususnya di Desa Penedagandor.

“Di Desa Penedagandor masih terdapat beberapa anak yang masuk ke dalam kategori stunting. Pada tahun 2022 saja terdapat 25 orang, jumlah yang lebih rendah dari tahun sebelumnya sebanyak 58 orang. Selain itu, seperti yang kita tahu masalah stunting menjadi fokus utama pemerintah pusat yang harus segera diselesaikan”, kata Reza dalam rilisnya, Selasa (17/1)

Lebih lanjut, mahasiswa teknik elektro ini juga menambahkan bahwa tingginya angka stunting disebabkan oleh  kurangnya makanan sehat dan bergizi yang dibutuhkan tubuh, sehingga menyebabkan kekurangan nutrisi.

Selain itu, rendahnya asupan vitamin dan mineral yang dikonsumsi ibu juga bisa menjadi faktor lain yang menyebabkan anak kekurangan nutrisi, sehingga dalam hal ini kelompok KKN di Desa Penedagandor memberikan makanan alternatif yaitu NASAR (Nugget Sayur) berupa Inovasi Produk Kreasi Olahan Makanan Sehat. Dengan bahan utama dari produk makanan sehat ini yaitu Brokoli, Wortel, Sawi dan tambahan daging ayam.

“Jadi, maksud dari penamaan produk yang unik adalah guna menghadirkan daya tarik untuk masyarakat Penedagandor. Terobosan produk makanan ini, akan diberikan langsung secara berkelanjutan pada tiap posyandu keluarga di Desa Penedagandor,” imbuhnya.

Produk NASAR telah diberikan ke beberapa posyandu di Desa Penedagandor antara lain Posyandu Dusun Beruk, Posyandu Dusun Bebae, Posyandu Dusun Burnei, Posyandu Dusun Ambengan,dan Posyandu Dusun Repuk.

“Terlihat antusias dari penduduk Desa Penedagandor sangat tertarik dengan produk Nugget Sayur ini mengingat makanan sehat itu tidak perlu mahal”, seru Anggota KKN Desa Penedagandor.