Foto bersama kegiatan sosialisasi Rumah Pangan Lestari (RPL)

LOMBOK BARAT – Tim KKN Tematik Universitas Mataram Desa Karang Bayan 2022 adakan sosialisasi Rumah Pangan Lestari (RPL) untuk generasi minelial yang dilaksanakan di Desa Karang Bayan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat pada Minggu (24/07/22).

Sasaran dari kegiatan sosialisasi ini adalah para pemuda pemudi Desa Karang Bayan. Selain itu, kegiatan sosialisasi ini tentunya disambut antusias oleh Asgar, ketua Karang Taruna Desa Karang Bayan dan juga pemuda pemudi Desa Karang Bayan di berbagai dusun.

“Kegiatan sosialisasi ini diadakan dengan tujuan mewujudkan generasi milenial gemar bercocok tanam malalui pemanfaatan lahan sempit menggunakan teknik vertikultur,” ungkap Ni Kadek Mirah, ketua panitia program sosialisasi RPL KKN Tematik Unram Desa karang Bayan.

Teknik vertikultur diketahui merupakan salah satu solusi dalam mengatasi permasalahan budidaya di lahan sempit seperti pekarangan. Hasilnya pun akan berlipat karena populasinya lebih banyak dibandingkan teknik budidaya lainnya yang di lahan datar berkat adanya sistem bertingkat. Selain itu posisi tanaman dapat dipindahkan sesuai kebutuhan. Tidak hanya itu, tanaman yang dapat di tanam sebagian besar merupakan sayur-sayuran yang biasa di konsumsi sehari-hari.

Asgar, Ketua Karang Taruna Desa Karang Bayan mengatakan, “Saya sangat mendukung adanya kegiatan sosialisasi Rumah Pangan Lestari yang di programkan oleh KKN Tematik Unram Desa Karang Bayan 2022, program ini bagus sekali untuk masyarakat karena bisa menumbuhkan minat bercocok tanam walaupun dengan menggunakan lahan pekarangan yang sempit.”

“Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini dapat meningkatkan minat generasi milenial De┼ča Karang Bayan dalam bercocok tanam menggunakan teknik vertikultur tersebut,” lanjut Asgar.

“Kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu program kerja tambahan dari tim KKN Tematik Unram Desa Karang Bayan 2022, diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut nantinya dapat meningkatkan rasa gemar bercocok tanam walaupun pada lahan pekarangan yang sempit tetapi menghasilkan serta memiliki manfaat yang besar,” ungkap Ni Kadek Mirah.