Foto bersama setelah kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba dari BNN Provinsi Nusa Tenggara Barat di kantor Desa Janggawana.

Janggawana, 21 Januari 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN PMD) Universitas Mataram (UNRAM) periode 2025/2026 menggelar kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba di Aula Kantor Desa Janggawana. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak negatif narkoba serta memperkuat komitmen bersama dalam upaya pencegahan dan penanggulangannya di lingkungan desa.

Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari program kerja mahasiswa KKN PMD UNRAM yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Acara ini turut didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Sawaludin, S.Pd., M.Pd., yang memberikan arahan serta dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan agar berjalan efektif dan tepat sasaran.

Sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat Desa Janggawana, di antaranya Kepala Desa Janggawana, Bapak Samsul Hairi, A.Ma., para siswa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perangkat Desa Janggawana. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan tingginya kepedulian dan komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan narkoba serta memperkuat sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat.

Kegiatan sosialisasi menghadirkan Bapak Adi Setyo Prabowo S., S.Psi sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai bentuk penyalahgunaan narkoba yang kerap terjadi di masyarakat, dampak serius yang ditimbulkan terhadap kesehatan fisik dan psikologis, serta konsekuensi hukum yang dapat menjerat pelaku penyalahgunaan narkoba. Materi disampaikan secara komunikatif dan disertai diskusi interaktif agar mudah dipahami oleh peserta dari berbagai kalangan.

Penyampaian materi sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba oleh Bapak
Adi Setyo Prabowo S., S.Psi

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Adi Setyo Prabowo menegaskan pentingnya perubahan cara pandang dalam menghadapi persoalan narkoba. “Sekarang ini sudah bukan zamannya melakukan pencegahan narkoba, akan tetapi kita sudah mulai perang dengan narkoba,” tegasnya. Pernyataan ini menekankan bahwa ancaman narkoba harus dilawan secara serius dan kolektif, baik oleh individu, keluarga, maupun seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Sawaludin, S.Pd., M.Pd. menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN PMD UNRAM dalam mengangkat isu krusial terkait bahaya narkoba. Ia berharap kegiatan sosialisasi ini tidak hanya berhenti pada penyampaian informasi, tetapi juga mampu mendorong masyarakat untuk lebih peduli dan berperan aktif dalam menjaga lingkungan desa dari ancaman narkoba.

Kegiatan sosialisasi ini mendapat respons positif dari masyarakat Desa Janggawana, yang terlihat dari antusiasme peserta dalam sesi tanya jawab dan diskusi yang berlangsung aktif. Mahasiswa KKN PMD UNRAM berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat semakin waspada dan mampu menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan desa yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.