Kegiatan Sosialisasi Terkait Kandang Sehat

Sajang,  2 Agustus 2025 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram (UNRAM)  Desa Sajang 1 menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan menggelar kegiatan sosialisasi kandang sehat dan penyuntikan hewan ternak di Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan ini berlangsung pada hari Senin, 28 Juli 2025 sebagai bagian dari program KKN. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan dinas peternakan setempat dan diikuti oleh puluhan peternak lokal. Para mahasiswa memberikan edukasi langsung kepada peternak mengenai pentingnya manajemen kandang yang higienis, pengendalian penyakit, serta teknik sanitasi lingkungan kandang yang baik untuk mendukung kesehatan ternak. Kegiatan ini diawali dengan kegiatan sosialisasi terkait dengan kandang sehat dan  dilanjutkan dengan kegaiatan suntik hewan ternak.

Proses Penyuntikan Hewan Ternak

Kegiatan suntik hewan ternak melibatkan praktik langsung berupa suntik hewan ternak yaitu sapi. Adapun jenis obat yang diberikan dalam kegiatan Ssuntik sehat ini yaitu vitamin, antibiotik, dan obat cacing yang bertujuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh ternak, mencegah infeksi penyakit, serta mengendalikan parasit internal yang dapat mengganggu kesehatan dan produktivitas hewan. Penyuntikan hewan ternak ini didampingi oleh UPT Puskeswan dan Peternakan Sembalun serta juga mahasiswa KKN UNRAM Desa Sajang 1 ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui sektor peternakan.  Hal ini selaras dengan pendapat Kepala Dusun Bawak Nao Lauk yaitu Bapak Supendi “Kesejahteraan peternak tidak hanya ditentukan oleh jumlah ternak, tetapi juga oleh kesehatan ternak dan kualitas lingkungan kandang. Edukasi ini diharapkan mampu mengurangi angka kematian ternak dan meningkatkan produktivitas hasil ternak masyarakat. Kalau  saya cermati kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Semoga dengan adanya program sosialisasi dan punyuntikan hewan ternak seperti ini dapat menjadikan hewan ternak semakin bertambah sehat, bertambah gemuk, dan bertambah banyak” ujar beliau.

Selain itu, masyarakat yang ikut berpartisipasi juga merasa terbantu dengan adanya program kerja ini, karena dapat meringankan beban biaya untuk suntik hewan ternak bagi peternak. Masyarakat yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyambut baik program kerja yang dilaksanankan KKN UNRAM. Salah satu peternak  menilai kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat dalam memahami pentingnya penerapan peternakan yang sehat. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif mahasiswa KKN UNRAM berhasil membangun sinergi positif antara dunia akademik dan kebutuhan riil masyarakat. Selain itu salah satu peternak yang merasa terbantu dengan adanya program kerja ini yaitu Bapak Muhammad Nurdin berpendapat bahwa “Kami sebagai peternak di Desa Sajang sangat terbantu mulai dari segi biaya dan juga kesehatan hewan ternak dengan diadaknnya program seperti ini. Tumben juga  ini sapinya bisa disuntik semua. Sehingga dengan adanya program kerja suntik sehat ini kami sebagai peternak sangat terbantu”. Diharapkan dengan adanya sosialisasi dan suntik sehat kualitas kesehatan hewan ternak di Desa Sajang semakin meningkat sehingga akan berdampak positif pada kesejahteraan ekonomi para peternak. Tidak hanya mendapatkan layanan penyuntikan, masyarakat juga diberikan pemahaman tentang pentingnya vaksinasi, sanitasi kandang, dan manajemen pakan yang baik guna mendukung kesehatan hewan secara keseluruhan. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan sistem peternakan yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing di tingkat lokal. Dengan adanya kegiatan sosialisasi dan praktik penyuntikan hewan ternak ini, diharapkan kualitas kesehatan hewan ternak di Desa Sajang semakin meningkat. Dampak jangka panjangnya adalah peningkatan produktivitas ternak yang akan berdampak positif pada kesejahteraan ekonomi peternak dan masyarakat desa secara umum.

Oleh: Zurriatun Toyyibah, Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Mataram