Mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram bersama masyarakat Desa Teniga dalam kegiatan edukasi dan sosialisasi pemanfaatan pekarangan rumah untuk mendukung ketahanan pangan, Senin (26/1/2026).

LOMBOK UTARA — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN PMD) Universitas Mataram menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan berkelanjutan di Desa Teniga, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Senin (26/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Teniga tersebut merupakan bagian dari program kerja utama mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat melalui budidaya tanaman produktif di lingkungan rumah tangga.

Kegiatan dimulai pukul 10.00 WITA dan dihadiri lebih dari 40 peserta yang terdiri atas ibu-ibu PKK, kader desa, kepala dusun, karang taruna, IKAMAT, tokoh agama, serta perangkat desa. Dalam pelaksanaannya, seluruh anggota KKN PMD Desa Teniga berperan aktif sebagai panitia dan pendamping kegiatan.

Materi disampaikan oleh Edi Iswahyudi dari UPTD Ketahanan Pangan dan Pertanian Kecamatan Tanjung. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan pekarangan rumah sebagai upaya mendukung ketahanan pangan keluarga. “Pemanfaatan pekarangan rumah sangat bermanfaat karena dapat dijadikan sebagai sumber gizi keluarga. Selain itu, pekarangan juga bisa dimanfaatkan sebagai apotek hidup dengan menanam berbagai tanaman yang berguna bagi kesehatan,” ujarnya.

Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan praktik penanaman sederhana dan pembagian benih tanaman kepada peserta. Peserta dibekali pengetahuan mengenai teknik perawatan tanaman agar dapat tumbuh dengan baik dan berkelanjutan.

Penyerahan bibit kepada peserta kegiatan sosialisasi

Ketua KKN PMD Desa Teniga menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kemandirian pangan masyarakat. “Melalui program ini, kami ingin mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan yang ada agar lebih produktif, sekaligus membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga,” jelasnya.

Kepala Desa Teniga menyampaikan apresiasinya terhadap program yang dilaksanakan mahasiswa KKN. “Program ini sangat bermanfaat karena Desa Teniga memiliki lahan, air, dan kondisi tanah yang mendukung. Kegiatan serupa sebenarnya pernah ada, namun sempat terhenti. Dengan adanya program ini, kami berharap bisa diaktifkan kembali dan membantu masyarakat mengurangi pengeluaran rumah tangga,” ungkapnya.

Melalui pemanfaatan pekarangan rumah, masyarakat diharapkan mampu memenuhi sebagian kebutuhan pangan secara mandiri. Selain mengurangi ketergantungan pada pasar, hasil panen yang melimpah juga berpotensi meningkatkan pendapatan keluarga. Kegiatan ini mendapat respons positif dari pemerintah desa dan masyarakat, serta diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi Desa Teniga.

Penulis: Nurhidayah Tullah